Thursday, 7 January 2021

Hello 2021, Bye 2020!

 Ga berasa ya, 2021 udah jalan seminggu. Berasa ga sih? Gue sih enggak. Macem numpang lewat aja jadinya. Walopun agak telat gapapa kali ya say goodbye dulu ke 2020 dan ngasih sambutan ke 2021. 

Thanks for the tough year, 2020. I can't still imagine how 2020 just passed with just little memories. But it's a blessed when you got through 2020 with good health. Hope this sickness will be cured soon in this new year. 

For you, 2021, hopefully you will be wonderful year, not just for me, but for everyone. Give us tons of happiness for joyful life. I hope I'll get what I dreamed about. I need to make or get new experiences, challenges, chances, skills, knowledge, and of course friends.

I'm curious about how my life will be going. I hope that'll be super fun. Whatever happens just let it go. My life should go on no matter what. My goal in life is to make the people around me happy with what I do. That'll make me happier 😉

It's easy to say. But I think it'll be harder when I try to do. I should be a tough person to achieve, reach, and get whatever I want. Don't be silly! Don't be whiny! Keep fighting! 화이팅!



Saturday, 17 October 2020

Gara-gara Corona (2)

Ternyata keresahan gue tentang "Gara-gara Corona" ini belom kelar di part sebelomnya. Yang ini baru kepikiran setelah liat tren di blog gue. Ternyata akhir-akhir ini lebih banyak orang buka blog gue yang temanya tentang wisuda atau cari gawe. Musim-musimnya orang pada wisuda sama mulai pada cari gawe. Yuk, langsung aja, lanjut!

Gara-gara Corona,
Jauh-jauhan malah jadi cara buat saling jaga. Aneh? Aneh emang! Tapi itu faktanya sekarang. Kita atur jarak, biar virus ga berpindah. Biasanya peluk, cium, pegangan tangan jadi tanda sayang. Sekarang? Jaga jarak dulu ya.

Sunday, 23 August 2020

Gara-gara Corona

Hah, mungkin kalian udah lelah yaa sama si makhluk tak kasat mata ini. Sama, gue juga lelah, tapi kudu ngalah, gimana dong?

Gara-gara Corona,
Gue yang biasanya pulang kampung 1-2 bulan sekali, jadi belom bisa pulang udah lima bulan. Bukan karena gue ga pengen pulang, bukan! Lebih ke takut di perjalanan. Gamau bawa penyakit ke rumah sih intinya, ada orang tua. Ga bisa pulang kali ini bahkan sampe kebawa mimpi, ceritanya mau minta libur, kabur buat pulang kampung. Segitunya pengen pulang kampung ketemu keluarga. Sad ga sih?

Sunday, 1 March 2020

Mencicipi Nikmatnya Nasi Kapau di Pusatnya


Ngomong-ngomong soal Bukittinggi, ga cuman ada Jam Gadang, tapi juga ada kulinernya yang bisa menggoyang lidah para pecinta kuliner, khususnya kuliner khas Sumatera Barat. Kuatnya rempah dan kentalnya kuah santan khas Nasi Kapau bisa ditemui di salah satu pusat Nasi Kapau yang terkenal di Kota Bukittinggi. Penasaran lokasinya ada di mana? Sini merapat bentar, gue kasih tau dulu.

Wikipedia: Nasi Kapau adalah rames khas nagari Kapau, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Terdiri dari nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau, seperti gulai sayur nangka, gulai tunjang, gulai cangcang, gulai babek atau paruik kabau. Yang khas dari Nasi kapau itu selalu dilengkapi gulai nangka.
Pusat Nasi Kapau di Pasar Ateh, Bukittinggi

Sunday, 23 February 2020

Kurang dari 24 Jam di Bukittinggi, Bisa Kemana Aja?

Berhubung lagi rame banget virus Corona alias COVID-19, jadi gue pause dulu yaa cerita jalan-jalan gue di negeri tetangga. Gue ganti pake cerita traveling singkat gue ke Sumatera Barat, tepatnya di Kota Bukittinggi sama Kota Padang. Tapi biar lebih fokes, tulisan kali ini gue khususin buat super short trip gue ke Bukittinggi.
Buat kalian yang ada rencana atau bahkan udah beli tiket buat jalan-jalan ke wilayah Sumatera Barat, tapi belom tau mau kemana aja, bisa banget nih merapat dulu bentar. Biar gue kasih sedikit referensi lokasi-lokasi mana aja yang bisa kalian datengin kalau kalian ke Bukittinggi. Khususnya buat kalian yang kayak gue, cuman punya waktu kurang dari 24 jam buat keliling-keliling di Bukittinggi. Sini-sini mampir dulu.

Jam Gadang merupakan salah satu ikon Kota Bukittinggi. Jamnya digerakan oleh mesin mekanik yang hanya dua di dunia, yakni di Jam Gadang dan Big Ben di London, Inggris.
Jam Gadang, Ikon Kota Bukittinggi